Rabu, 05 September 2012

Xperia Ion Siap Lawan HTC One X & Galaxy S III



Xperia Ion (techbeats)
Jakarta - Persaingan di pasar ponsel kelas atas siap diramaikan dengan kedatangan Sony Xperia Ion ke Indonesia. Handset ini akan menantang nama-nama tenar seperti HTC One X, Samsung Galaxy S III dan LG Optimus 4X HD.

"Kehadiran produk ini menandai keseriusan Sony di pasar Indonesia. Indonesia adalah salah satu dari 13 negara yang jadi fokus pemasaran Sony Mobile," sebut Okky Gunawan, Head of Channel & Brand Activation Sony Mobile Indonesia.

Xperia Ion kini menjadi smartphone jagoan Sony. Kastanya lebih tinggi dari Xperia S yang sebelumnya jadi handset flagship Sony Mobile.

Dibanding para pesaingnya yang sudah memakai prosesor quad core, Xperia Ion memang masih mengandalkan prosesor dual core Snapdragon. Namun Sony coba menebusnya dengan kelebihan lain.

Misalnya kamera 12 megapixel yang diklaim mumpuni dalam menjepret foto. Sedangkan layarnya berukuran 4,6 inch dengan resolusi 720 x 1280 pixel dengan teknologi Mobile Bravia Engine.

Spesifikasi lain seperti RAM 1GB, storage internal 16GB lengkap dengan slot microSD, konektivitas 4G LTE, baterai 1.900 mAh, NFC, serta sistem operasi Ice Cream Sandwich yang akan bisa diupgrade ke Android Jelly Bean.

Xperia Ion dilepas dengan harga sekitar Rp 5,5 juta. Selain Ion, Sony juga akan segera menghadirkan Xperia Tipo dan Neo L.

Xperia Tipo merupakan handset termurah Sony dengan kisaran harga Rp 1,5 juta. Sedangkan Neo L berada di kelas menengah dengan banderol Rp 2,5 juta.

Spesifikasi Tipo bisa dilihat diihat pada berita sebelumnya. Sedangkan spesifikasi kunci Neo L seperti prosesor 1GHz Snapdragon, RAM 512MB, kamera 5MP dengan LED Flash, baterai 1.500 mAh, layar 4 inch resolusi 480 x 854 pixel serta memori internal 1GB




Sumber : detik.com

HTC One S yang mempesona



Jakarta - HTC akhirnya merilis salah satu jagoan mereka di Indonesia, One S. Berbekal prosesor dua inti yang bertenaga, serta desain yang aduhai, smartphone ini diklaim akan bertaji di Tanah Air. Apa saja kelebihannya?

HTC One S memang seakan melengkapi jajaran HTC One. Kalau One Xpakai quad core, One V single core, maka One S menjadi pelengkap dengan prosesor dua inti yang diusungnya. 

Begitu juga soal ukuran. Jika One X punya layar 4,7 inchi dan One V 3,8 inchi, maka One S berada di tengah-tengah dengan ukuran 4,3 inchi. Strategi yang cukup jitu untuk memperkuat lini produk mereka di Indonesia.

Soal performa produk ini juga diklaim tak main-main. Tiap prosesornya berlari dikecepatan 1,7 GHz, ditambah memori dengan kapasitas mencapai 1 GB. Cukup bertanaga bukan? Apalagi produk ini juga hadir dengan penampilan yang enak dilihat.
Yuk, ulas keunggulannya satu per satu.


Performa yang (seharusnya) Sangar


Performa HTC One S ini memang tergolong cukup perkasa untuk ukuran ponsel dual core. Ya, wajar saja clock 1,7 GHz yang diusungnya terbukti mampu menyelesaikan segudang proses dengan cepat. Tapi seharusnya ponsel ini bisa lebih ngebut lagi.

Ada dua versi HTC One S yang beredar di luar sana, dan perbedaan keduanya hanya terletak di prosesor yang digunakan. Untuk kawasan Amerika dan Eropa yang dipasarkan adalah yang menggunakan Snapdragon S4 dengan nama sandi Krait, sedangkan Asia dan sekitarnya memakai Snapdragon S3 (Scorpion).

"Di Indonesia kami tak kan memasarkan dua versi One S, kami hanya menjual versi S3," tegas Samudro Seto, Head of Product Marketting HTC Indonesia.
Bukan cuma berbeda nama, kedua chip tersebut juga berbeda arsitektur dan fitur. Salah satunya proses fabrikasi yang lebih kecil, S4 mengusung 28nm dan S3 masih menggunakan 45nm.

Kemudian GPU yang digunakan kedua chip tersebut juga berbeda, S4 sudah memakai Adreno 225 sementara S3 masih Andreno 220. Dampaknya jelas, saat diuji pada aplikasi yang haus grafis, game misalnya, S4 akan memiliki rata-rata Frame per Second lebih tinggi dari generasi sebelumnya.

Itu hanya segelintir contoh perbedaan, dan masih banyaknya kelebihan lain S4 jika disandingkan dengan S3. Mulai dari konsumsi daya yang lebih rendah, bandwith memori yang lebih besar, dan beberapa fitur lainnya.

Pun begitu secara keseluruhakn HTC Indonesia tidak mengakui jika ada perbedaan yang signifikan dari keduanya.

"Saya janji performanya tidak akan berbeda, lagian S3 yang kami gunakan bukan yang standart," tambah Seto, saat disambangi detikINET beberapa waktu lalu di kantor HTC Indonesia.
 

Saat diuji detikINET, HTC One S yang beredar di Indonesia memang terbilang cukup bertenaga, bahkan bisa dikatakan paling kencang di kelasnya. Pada aplikasi Quadrant produk ini berhasil meraih angka 3830, sementara di AnTuTu 7204. Cukup kencang, namun sayang, produk ini seharusnya dapat berlari lebih cepat jika sudah menggunakan prosesor S4.


Layar Super AMOLED nan Jernih


Soal layar HTC masih mempercayakan jenis Super AMOLED untuk digunakan pada One S. Gambar yang dihasilkan cukup bening, seperti layaknya ponsel AMOLED lainnya. Namun belum cukup tajam jika dibandingkan Super AMOLED plus yang sudah tidak menggunakan pentile display.

Saat digunakan di bawah teriknya matahari layar masih cukup jelas terlihat, walau tak dipungkiri masih berada di bawah kualitas One X atau bahkan Galaxy S III. Tapi mengingat One S punya segementasi yang berbeda, hal ini cukup bisa ditolelir.

Dengan bentang layar seluas 4,3 inchi dan resolusi 540 X 960 pixel, maka untuk browsing atau main game pasti nyaman di ponsel ini.

Kualitas Kamera dan Fitur Bawaan


Kamera merupakan salah satu nilai jual pada jajaran HTC One, tak terkecuali seri One S ini. Jenis lensa yang dipakai sama persis dengan One X, yakni 8 MP dengan bukaan lensa F2.0.

Meski begitu ada sedikit perbedaan, ponsel hanya bisa menjepret 60 foto (4 FPS) sekaligus dengan menekan dan menahan tombol shutter. Sedangkan One X mampu menangkap gambar hingga 99 foto dengan modus yang sama. Selain itu fiturnya sama plek tiada beda.
Setali tiga uang dengan kualitas gambar yang dihasilkan. Dengan bukan lensa yang cukup besar di kelasnya, keduanya mampu menangkap gambar dengan amat baik di dalam ruangan yang minim cahaya.
Berikut adalah sebuah foto hasil jepretan HTC One S
Sebagai perbandingan, di bawah ini adalah hasil foto dari One X

Fitur lain yang ditawarkan produk ini adalah setelan suara ala Dr Dre dengan Beats Audio yang bisa diaktifkan untuk musik dan video. Namun perlu diingat, opsi ini baru optimal jika pengguna memakai headphone atau headset asli dari Dr Dre.

Kesimpulannya


Well, secara keseluruhan HTC One S memang merupakan ponsel yang enak dipakai, tipis, ringan, kokoh, pokoknya secara keseluruhan bodinya paling enak dipegang.

Meski bukan yang paling kencang, tapi performa jeroan yang diusung juga cukup bertenaga untuk dipakai sehari-hari.

Keterbatasan menambah kapasitas penyimpanan merupakan salah satu hal patut diperhitungakan ketika Anda berniat meminangnya. Sebab One S hanya memiliki memori 16 GB yang bisa dipakai untuk instal aplikasi sebesar 2 GB dan untuk penyimpanan 10 GB, total ada 12 GB yang bisa dipakai.

Harga yang ditawarkan juga tidak berbeda dengan One S versi S4, yakni sekitar Rp 5,5 juta. Bagaimana, tergoda untuk meminangnya?
Kelebihan:
+ Bodi aduhai
+ Enak dipakai
+ Performa cukup bertenaga

Kekurangan:
- Tidak ada slot microSD
- Harga kurang kompetitif

Spesifikasi HTC One S
  • Sistem Operasi: Android ICS
  • Prosesor: Qualcomm Snapdragon S3 1,7 GHz dual core
  • Memori: RAM 1 GB, ROM 16 GB
  • Layar: Multitouch Super AMOLED 4,3 inchi, 540 X 950 Pixel, Gorilla Glass
  • Kamera: 8 MP, Touch Focus, LED Flash
  • Dimensi: 130,9 x 65 x 7,8 mm
  • Bobot: 119,5 g
  • Baterai: Li-Po 1650 mAh
  • Kisaran Harga: Rp 5,5 juta.


Sumber : www.detik.com

HTC Klaim One X Lebih Hebat dari Galaxy S III



Jakarta - HTC One X dan Samsung Galaxy S III memang sedang bersaing sengit di pasaran. Sebuah dokumen internal yang bocor menunjukkan bahwa HTC meyakini One X lebih hebat dibandingkan Galaxy S III di sejumlah area.

Dokumen yang bocor itu menampilkan daftar alasan mengapa One X lebih unggul dibandingkan dengan Galaxy S III. Tampaknya, dokumen ini ditujukan untuk para punggawa sales HTC sebagai pegangan kala menerangkan ke calon konsumen. 

Dalam dokumen tersebut tertulis bahwa prosesor One X lebih baik dari Galaxy S III. Demikian pula dalam soal teknologi layar, One X juga dikatakan lebih jernih dan terang.

Dokumen itu juga mengklaim One X lebih unggul dibanding Galaxy S III dalam soal teknologi audio, kamera, ketahanan bodi dan desain. Bahkan tertulis bahwa desain S III mengecewakan dan One X diakui dunia.

Belum ada konfirmasi dari HTC. Demikian seperti dilansir UberGizmo dan dikutip detikINET, Jumat (8/6/2012).

Masih penasaran dengan persaingan kedua gadget premium tersebut? Simak hasil head to head Galaxy S III dan One X berikut ini.



Sumber : detik.com

Pilih Mana, HTC One X atau Galaxy S III?



Jakarta - Penggila gadget Tanah Air yang ingin meminang ponsel Android kelas atas mungkin sempat bertanya-tanya, lebih baik mana antara HTC One X atau Galaxy S III. Keduanya pun punya masing-masing keunggulan yang sulit ditandingi.

Baik One X atau Galaxy S III merupakan produk terbaik dari 2 vendor produsen Android ternama. Tak heran jika keduanya sama-sama memiliki pengguna setia.

HTC One X hadir di pada Mei 2012 lalu, lebih cepat dari Galaxy S III yang baru mulai dijual pekan lalu. Hal ini tentunya memiliki keuntungan tersendiri bagi HTC sebagai vendor yang pertama meluncurkan ponsel quad core di Indonesia.

Tapi apakah itu berarti HTC One X akan lebih laris dibanding Galaxy S III? Bukan jaminan memang, karena banyak sekali variabel yang mempengaruhi laris tidaknya suatu produk. 

Nah, sebagai rujukan, detikINET akan sedikit membandingkan beberapa fitur unggulan yang ada di One X dan Galaxy S III. Apa saja?


Bodi Sama Ramping


Soal desain, memang mutlak masalah selera dan hasilnya bisa berbeda-beda. Namun tak dipungkiri kedua ponsel papan atas sudah mampu memikat di pandangan pertama.

Galaxy S III dan One X sama-sama mengusung bahan plastik polycarbote yang kokoh. Bedanya, ponsel besutan HTC dibuat dalam kemasan unibody, sehingga terlihat lebih kokoh dan solid.
Sedangkan Galaxy S III, bahan yang digunakan memang sama, tapi tutup bagian belakang terasa sangat tipis. Kira-kira hanya setebal 2 lembar kertas HVS, sehingga terkesan ringkih ketika dilepas. Tapi saat digenggam kedua ponsel tersebut terasa mantab di tangan.
Kebetulan yang dimiliki detikINET keduanya berwarna putih. Tapi Samsung memilih putih mengkilap yang mudah berbekas di tangan dan licin, sedangkan HTC memakai putih gading yang cukup nempel di tangan.

Soal bobot dan dimensi kedua juga tak terpaut jauh. One X menggunakan layar 4,7 inch, sedangkan Galaxy S III sedikit lebih besar dengan 4,8 inch. Otomatis, ponsel besutan HTC ini sedikit lebih ringan dibanding punya Samsung. Tapi cuma 3 gram jadi tak terlalu terasa.

Layar Sama Bening, Tapi..


Galaxy S III mengusung layar super AMOLED yang memang memiliki tingkat paling 'berani' dibanding jenis layar lainnya. Tapi layar Super IPS LCD 2 yang diusung One X juga tak kalah hebat.

Pengalaman detikINET ketika memakai kedua produk itu adalah, Galaxy S III memang punya kedalaman warna yang lebih baik. Bahkan tampilan video dan gambar pun terlihat lebih berwarna di ponsel ini.
Sedangkan HTC One X unggul di beberapa jenis penggunaan, misalnya saat kedua ponsel dipakai di bawah teriknya sinar matahari Jakarta. Meski keduanya masih jelas terbaca, namun One X lebih unggul dengan tingkat keterangan yang memadai. Sebagai catatan, keduanya sudah diset pada tingkat cahaya maksimal.
Berikut adalah tampilan saat keduanya berada di bawah teriknya sinar matahari.


Pun begitu soal view angle, alias sudut pandang. Layar One X punya sudut yang lebih luas. Jadi layar masih enak dilihat hingga sudut kemiringan tertentu tanpa banyak mengurangi kualitas.


Duel Kamera 8 MP


Kebetulan keduanya memiliki kamera yang sama besar, sama-sama 8 MP, sehingga cukup adil jika ditandingkan.

Hasil jepretan Galaxy S III di luar ruangan memang sangat baik. Warnanya tajam, dengan kombinasi pencahayan yang layak diacungkan jempol. Tapi saat di dalam ruangan One X sudah sepantasnya unggul karena memiliki bukaan lensa F2.0, sehingga bisa menyerap cahaya lebih banyak.

Kedua kamera juga bisa langsung fokus dengan cepat, dan sama-sama sudah mendukung touch focus. Dan ketika ditekan 'tombol shutter', setiap gambar yang ditangkap pun disimpan secepat kilat.

Well, selain dipersenjatai kamera yang sangat baik kualitasnya, keduanya juga sudah dilengkapi segudang fitur ciamik. Mulai dari modus burst, panorama, HDR, macro dan lain-lainnya.

Tapi harus diakui bahwa modus burst One X lebih enak dipakai daripada Galaxy S III. Untuk menggunakannya pengguna hanya menekan tombol shutter selama yang diinginkan, tapi kalau di Galaxy S III prosesnya sedikit ribet.

Pengguna harus terlebih dahulu mengaktifkan modus burst pada aplikasi yang dipakai, kemudian kamera baru bisa dipakai untuk menjepret secara cepat. Tapi itu pun hanya dibatasi hingga 20 frame.

Tapi kalau soal macro, alias ambil foto jarak dekat, One X harus bertekuk lutut dihadapan Galaxy S III.

Ponsel besutan Samsung itu mampu menangkap gambar hingga jarak yang amat dekat, detailnya pun cukup baik untuk ukuran ponsel. Berbeda dengan One X yang sangat sulit fokus ketika membidik objek jarak dekat. Dan ketika dijepret hasilnya pun tak karuan.

Berikut adalah beberapa foto yang diambil melalui Galaxy S III dan One X:
Otomatis Outdoor SGS III

Otomatis Outdoor One X

Macro SGS III

Macro One X

HDR SGS III

HDR One X


Prosesor 4 'Otak' yang Bertenaga


Memang, keduanya dipersenjatai oleh prosesor 4 inti yang sangat bertenaga. Tapi HTC memilih Nvidia Tegra 3, dan Samsung menggunakan chip buatannya Exynos 4212 Quad. Bagaimana performanya jika dibandingkan?

Secara keseluruhan tenaga yang dihasilkan Exynos 4212 Quad setingkat di atas Tegra 3 yang lebih cepat 100 MHz. Hasil ini memang tidak mutlak dan tergantung dari masing-masing aplikasi penujian.

Di aplikasi benchmark Quadrant misalnya, Galaxy S III berhasil mengungguli One X dengan skor yang terpaut jauh. Sedangkan di AnTuTu dan NenaMark 2 hasilnya juga mirip, Galaxy S III terbukti unggul.

Meski begitu Nvidia Tegra 3 tetap menawarkan sejumlah keunggulan, upamanya prosesor 'cadangan' yang membuatnya lebih hemat daya. Belum lagi dukungan puluhan game yang bisa diunduh di Tegra Zone.
Hasil Quadrant

Banyak-banyakan Fitur


Banyak sekali fitur yang ditanamkan di kedua ponsel mahal tersebut, dan masing-masing punya fitur ekslusif yang tidak ada dipesaingnya. Sebut saja S-Voice yang menjadi nilai jual Galaxy S III.

Fitur ini bekerja mirip dengan Siri di iPhone 4S namun dengan sedikit perbedaan. Dengan S Voice pengguna bisa membuka aplikasi, membuat jadwal meeting, melihat prakiraan cuaca dan sebagainya. Tinggal perintah.
Selain itu Galaxy S III juga punya banyak sekali fitur, ada Smart Stay yang membuat ponsel tetap terjaga ketika dipandang. Lalu Pop-up Play Pop yang bisa dipakai untuk menampilkan video secara tumpang tindih dengan aplikasi yang sedang dipakai.
Sementara itu HTC punya Beats Audio yang menggelar. Di sini fungsi Beats bisa diaktifkan pada semua jenis headset, dan dengan mengatifkan fitur ini maka suara lagu yang didengar akan terasa semakin 'nendang'.

Jadi, Lebih Baik Mana?


Mana yang lebih baik memang sulit ditentukan. Galaxy S III yang punya banyak fitur dan tenaga luar biasa serta dibanderol sekitar Rp 7 juta. Sementara HTC One X yang tak kalah canggih dijual paling mahal Rp 6,6 juta.

Keduanya juga punya keunikan tersendiri, sehingga pilihannya tetap jatuh berdasarkan masing-masing kebutuhan para calon pengguna. Ingin yang punya tenaga besar, fitur melimpah, mungkin bisa melirik Samsung Galaxy S III.

Sedangkan Anda yang mementingkan kamera, keindahan layar yang mengagumkan, serta suara menggelegar bisa mencicipi HTC One X dengan harga sedikit lebih murah. Jadi, sudah bisa tentukan memilih yang mana?

Sumber : detik.com






















Kupas Tuntas HTC One X



HTC One X (sha/inet)
Jakarta - HTC One X, mengedepankan kemampuan kamera tiada banding, serta dapur pacu yang diklaim paling kencang di kelasnya. Fitur multimedia di ponsel ini juga terbilang menarik dengan adanya setelan suara ala Dr Dre dengan Beats Audio.

Ya, HTC memang bisa saja mengklaim demikian. Nah untuk membuktikan hal itu di meja redaksi detikINET sudah ada satu unit HTC One X berwarna putih yang siap 'disiksa'.



Desain Menggoda

Masalah desain memang mutlak tergantung selera, namun menurut detikINET HTC One X ini adalah salah satu ponsel dengan tampilan yang cukup memikat. Perpaduan warnanya terlihat pas, dengan tata letak tombol dan ukuran yang terasa proposional.

Layarnya besar dengan ukuran 4,7 inchi tak membuatnya sulit digenggam, ditambah lagi dengan bobot yang teramat ringan. Bodi HTC One X dibuat agak melengkung, dengan tombol volume di sebelah kanan dan port micro USB di bagian kiri.



Di bagian atas terdapat speaker yang tahan air, kamera 1,3 MP, tombol power, serta lubang jack 3,5mm untuk mendengarkan audio melalui headset. Lalu di belakangnya terdapat lensa kamera 8 MP yang menjorok ke luar, satu unit lampu LED untuk mengambil foto saat gelap, speaker eksternal, dan slot untuk kartu micro SIM.

Secara material memang tak ada yang istimewa dari HTC One X. Seluruh bodinya terbuat dari plastik, namun tetap terkesan premium dan kokoh lantaran memakai form factor unibody

Soal cita rasanya saat dipakai, walau besar tapi HTC One X masih bisa dioperasikan dengan mudah. Bagian layar yang nyaris tanpa tepi membuat ponsel ini cukup nyaman digenggam dalam satu kepalan. Tapi tetap saja butuh sedikit adaptasi sebelum pengguna bisa mengetik lancar hanya dengan satu tangan.




HTC One X menyediakan 3 touch panel untuk bernavigasi. Dari paling kiri terdapat tombol Back, lalu Home, kemudian sebuah tombol untuk memunculkan daftar aplikasi yang baru dibuka. Sangat berbeda dengan ponsel Android HTC sebelumnya yang selalu hadir dengan 4 tombol dengan fungsi yang berbeda.




Ekspansi Beats Audio

Seperti ponsel papan atas HTC sebelumnya, pada One X juga dibenamkan setelan suara ala Dr Dre, namun kali ini fungsi Beats Audio sedikit diperluas.

Ada beberapa perbedaan dibandingkan sebelumnya. Misal, sekarang efek suara Beats bisa digunakan pada semua earphone, tidak ekslusif hanya untuk produk keluaran Dr Dre. 

Kemudian efek suara ini juga bisa didapat saat pengguna mencolokannya ke speaker eksternal, lalu fitur ini juga bisa aktif ketika Anda sedang menyaksikan film.

HTC sendiri sempat mengklaim bahwa efek suara Beats yang ditanamkan pada smartphonenya merupakan perpaduan chipset dengan software. Namun klaim tersebut kini terpatahkan, saat efek tersebut bisa dimasukkan ke dalam ponsel lain. 



Beats di ponsel HTC tak lebih dari sebuah equalizer yang dicocokan dengan karakter suara earphone Dr Dre. Jadi, fitur tersebut memang hanya akan maksimal saat digunakan bersamaan.

Lalu bagaimana jika dipasangkan dengan earphone lain atau speaker eksternal? Karakter dari equalizer Beats adalah cenderung keras dengan dominasi bass. Jadi buat yang suka dengar lagu jedag jedug efek ini pasti sangat disukai, lain halnya buat mereka yang lebih suka suara detail dan renyah.

Sayangnya, Beats dan aplikasi pemutar musik bawaan HTC One X tidak mendukung format musik Free Lossless Audio Codec (FLAC). Padahal format ini lebih banyak digunakan penikmat audio yang mementingkan kualitas suara.



Kemampuan Kamera yang Memukau

Kamera adalah satu satu fitur yang digandang-gandangkan HTC di One X. Bahkan diklaim ponsel ini adalah smartphone dengan kamera terbaik mengungguli iPhone 4s, baik dari segi kualitas maupun kemampuan menangkap gambar.

Dari data teknisnya sudah bisa dilihat bahwa lensa yang digunakan sebesar 8 MP dengan kemampuan menangkap gambar di resolusi 3264 x 2448 pixel. Fitur tambahannya antara lain, touch focus, face and smile detection, lalu mengambil gambar secara simultan tanpa henti. Inilah yang jarang ditemui di ponsel lain.

Di HTC One X pengguna bisa menjepret tanpa henti hanya dengan menahan tombol pengambil gambar, kemudian pengguna bisa memilih mana hasil foto terbaik yang ingin disimpan. Asyik bukan? Jadi teringat modus burts yang biasanya ada di kamera digital kelas atas.

Ketika dijajal detikINET, kameranya memang cukup mengesankan. Terutama bukaan lensanya yang dimulai dengan f2.0. Fitur ini akan sangat terasa saat pengguna ingin menjepret di kondisi kurang cahaya. 

Karena mampu menyerap sinar lebih banyak dari ponsel di kelasnya, maka gambar yang dihasilkan pun tampil lebih baik. Bahkan sangat baik untuk sebuah kamera ponsel, dengan rata-rata ukuran per foto sebesar 2 MB dalam format JPEG.

Di luar kualitas, fitur lain yang diusungnya pun tak kalah memikat. Misalnya, kemampuan merekam video HD 1920 X 1080 pixel dan mengambil gambar 3264 x 2448 pixel disaat yang bersamaan. Wow, seakan tak percaya namun fitur ini memang nyata.

Asyiknya lagi, kamera HTC One X bisa fokus seketika saat aplikasi kamera dibuka. Tapi kendala muncul saat ingin mengambil foto jarak dekat, alias macro. Pada settingan otomatis kamera sulit sekali fokus, jadi harus dipindah ke modus close-up agar bisa lebih maksimal.

Bicara mengenai modus pengambilan gambar, di HTC One X ada beberapa tipe yang bisa digunakan, Panorama, HDR, Portrait, Landscape, Close up, Low Light, serta modus lainnya. Proses pengambilan gambar di semua modus itu pun sangat cepat tanpa ada gejala lag sama sekali.

Berikut adalah beberapa hasil foto HTC One X


Hasil Foto Outdoor


Hasil Foto Indoor

Layar Super Bening

HTC One X punya layar sentuh Super IPS LCD2 berukuran 4,7 inchi yang tampil sangat mempesona. Dengan resolusi 1280 X 720 serta kepadatan pixel yang mencapai 312 ppi, maka gambar yang dihasilkan pun luar biasa indah.

Sangat detail ditambah dengan warna yang terlihat begitu alami. Asyiknya lagi, layar tersebut punya sudut pandang yang cukup lebar. Jadi walau dilihat dari samping kiri atau kanan, kualitas gambarnya tidak akan turun. Bahkan di beberapa sudut terlihat seperti memandang lukisan yang ditempel pada ponsel.



Saat digunakan di luar ruangan dengan kondisi terkena sinar matahari langsung, layar HTC One X juga berhasil menunjukan tajinya. Walau sangat terik, tapi pengguna masih bisa membaca sms, browsing, atau email tanpa merasa terganggu dari silaunya sang surya.

Secara keseluruhan, layar Super IPS LCD2 yang dipakai HTC One X memang sangat memukau. Hingga kini kualitas yang ditawarkan masih sulit ditandingi oleh ponsel sekelasnya. 



Sangarnya Quad Core Nvidia Tegra 3

Untuk dapur pacu, HTC One X diperkuat 4 inti prosesor dan 1 inti tambahan yang dikemas dalam chip Nvidia Tegra 3. Ya, bisa dikatakan ini adalah salah satu chip terkencang yang ada dipasaran saat ini.

Masing-masing clock-nya bisa dipacu sampai 1,5 Ghz, ditopang dengan GPU racikan Nvidia yang sudah tersohor kehebatannya. Untuk menghemat daya produk ini dilengkapi dengan prosesor cadangan yang berkutat di kecepatan 51 Mhz.

Soal performa sudah tidak diragukan lagi. Untuk memaksimalkan kemampuannya, sudah disediakan game khusus yang bisa diunduh di TegraZone Games, salah satunya game Dark Meadow Tapi jika ingin tahu seberapa kencangnya saat diuji dengan aplikasi benchmark, detikINET sudah merasakannya.


Screenshot gameplay Dark Meadow di HTC One X

Pada di aplikasi Quadrant Standar skor HTC One X tembus 4.321 point, dan di AnTuTu Benchmark meraih sekitar 10.724. Bisa dikatakan bahwa ini adalah smartphone terkencang yang pernah diuji detikINET. Jadi, jika Anda ingin memutar film HD atau memainkan game kelas berat sudah pasti ponsel ini sanggup melahapnya dengan mudah.


 


Hasil benchmark HTC One X

Namun spesifikasi sangar sudah pasti akan membutuhkan catu daya yang cukup besar, hal ini pun berlaku di HTC One X. 

Baterai Li-Po 1800 mAh yang diusungnya cuma sanggup 'menafkahi' si buas Nvidia Tegra 3 selama 4 jam saat memainkan game secara nonstop. Tapi saat digunakan untuk pemakaian normal seperti browsing, email, sosial media, baterainya masih sanggup bertahan hingga 7 jam. Tapi tetap saja, hal ini tergantung dari cara pemakaian pengguna.



Kesimpulannya, HTC One X memang menawarkan sesuatu yang baru bagi pengguna Android, khususnya mereka yang haus akan fitur dan performa dahsyat. Tapi untuk menebus ponsel ini, calon pembeli harus merogoh kocek cukup dalam, itu pun belum termasuk earphone Beast.

Layar besar nan cemerlang, performa sangar dan musik menggelegar seakan menjadi nilai lebih HTC One X yang masih sulit ditandingi para pesaingnya. Tapi dengan harga Rp 6,6 juta apakah ponsel ini layak dibeli? Itu semua kembali ke tangan Anda sebagai calon pengguna.


Kelebihan:
+ Kualitas kamera oke
+ Layar cemerlang
+ Performa dahsyat
+ Ringan dan nyaman digunakan

Kekurangan:
- Harga cukup tinggi
- Baterai lumayan boros 

Spesifikasi HTC One X
  • Dimensi: 134,4 x 69,9 x 8,9 mm
  • Berat: 130 gram
  • Layar: Super IPS LCD2 capacitive touchscreen, 16M warna, 720 x 1280 pixel, 4.7 inchi dilapisi Corning Gorilla Glass
  • Sistem operasi: Android 4.0
  • Chipset: Nvidia Tegra 3, Quad Core 1,5 GHz
  • GPU: ULP GeForce
  • Memori: RAM 1 GB, ROM 32 GB (26 GB yang bisa dipakai)
  • Kamera utama: 8 MP, touchfocus, LED Flash.
  • Kamera kedua: 1,3 MP
  • Baterai: Li-Po 1800 mAh
  • Kisaran harga: Rp 6,6 juta

Sumber : www.detik.com